The Girl With The Dragon Tatto - Stieg Larrson

Judul : The Girl With The Dragon Tattoo
Pengarang : Stieg Larsson
Penerbit : Qanita
Tebal : 700 halaman 20,5 cm
ISBN : 978-602-8579-00-1

Sinopsis :

Harriet Vanger, putri salah satu keluarga paling berpengaruh di Swedia, hilang 40 tahun yang lalu. Kasusnya tak terpecahkan, tak ada mayat, tak ada saksi, tak ada bukti. Semua petunjuk mengarah ke jalan buntu.

Henrik Vanger, sang paman yakin keponakannya itu dibunuh dan pelakunya adalah salah seorang dari anggota keluarga Vanger. Ia menyewa Mikael Blomkvist, seorang jurnalis investigatif untuk menyelidiki kasus Harriet. Dalam investigasinya, Blomkvist mendapat bantuan dari Lisbeth Salander, gadis punk asosial yang jenius dan memiliki memori fotografis dan keahlian hacking.

Mereka menemukan kaitan antara hilangnya Harriet dengan sejumlah kasus pembunuhan berantai yang tak terpecahkan. Berdua mereka berupaya menguak rahasia kelam keluarga Vanger, yang hampir membuat nyawa Blomkvist hilang.
---

Buku ini adalah buku fiksi kriminal berseri, dan ini adalah seri pertama dari duet Blomkvist dan Salander. Namun setiap cerita dalam seri ini berdiri sendiri dan dapat di baca tanpa berurutan.

Duet Blomkvist dan Salander ini mengingatkan saya akan duet Cormoran Strike dan Robin Ellacot karya Robert Galbraith aka J.K. Rowling, namun kedua pasangan ini tentu tidak bisa disamakan.

Di awal membaca buku ini saya sempat jenuh karena Stieg Larsson mengulasnya begitu detail. Dia tidak terburu-buru untuk masuk ke cerita intinya. Dia menceritakan siapa sebenarnya Blomkvist, pekerjaannya, keluargnya dan latar belakangnya.

Uniknya, dalam buku ini ada 2 buah cerita, cerita pertama diawal (yang sempat membuat saya jenuh itu) dan cerita utama yaitu kasus hilangnya Harriet Vanger. Seakan-akan Larrson menyuguhkan makanan pembuka dan penutup, namun penyelesaian makanan pembukanya diselesaikan justru sesudah makanan pembukanya. Di akhir buku, kedua masalah ini, dengan apiknya terselesaikan tanpa tumpang tindih.
Di topik utama dari buku ini yaitu pencarian tentang kasus Harriet Vanger, saya langsung kecanduan.

Saya tertarik dengan sosok Salander, gadis anti sosial, tidak bisa bergaul dengan orang-orang lain dan merasa terancam dan langsung curiga. Kekurangannya itu rupanya diiringi dengan kelebihan yang sangat keren! Dia memiliki kemampuan fotografis dan hacking yang luar biasa. Saya cemburu dengan kemampuan fotografisnya, dia bisa mengingat dengan cepat, membaca satu halaman hanya 10 detik! Seandainya saya punya kemampuan seperti itu!! 😂😂😂

Buku ini sudah difilmkan dua kali. Tahun 2009 versi Swedia, dan tahun 2011 oleh Hollywood. Dibintangi oleh David Craig (yup, yang main di James Bond) dan yang jadi Lisbeth Salander namanya Rooney Mara (saya tidak tahu dia pernah membintangi film apa saja). Tetapi begitu saya menyelesaikan buku ini saya lanjut menonton trailer filmnya. Kelihatannya bagus mungkin nanti kalau ada kesempatan saya akan menontonnya.

Ada yang unik tentang si pengarang, Stieg Larsson, buku ini diterbitkan tahun 2008 dalam versi bahasa Inggris, tetapi di Swedia telah terbit tahun 2005. Dia mengirimkan naskah buku ini dan dua sekuelnya tahun 2004, hanya beberapa saat sebelum dia meninggal.

Duet Blomkvist dan Salander ini disebut Millenium Series yang terdiri dari :
📚 The Girl With Dragon Tatto,
📚 The Girl Who Played With Fire
📚 The Girl Who Kicked The Hornet's Nest

Hampir 10 tahun setelah kematian Larrson, terbit The Girl in the Spider’s Web, tahun 2015 oleh penulis Swedia yang mendapat restu dari pihak penerbit Larrson untuk melanjutkan kisah Meillenium Series, David Lagercrantz. Satu buku lagi darinya berjudul The Girl Who Takes an Eye for an Eye yang menurut The Guardian terbit tahun 2017 ini.

Oke, sekarang kisah Romance nya. 😍 Blomkvist adalah pria yang cukup mapan, fisik yang Oke dan wajah yang rupawan, hanya saja dia bukan tipe pria yang setia pada 1 perempuan! Kehidupan percintaannya sangat amburadul, yah...mungkin layaknya laki-laki yang tertarik pada perempuan, suka sama suka, jadi why not, gitu... Bahkan ketika dia dan Salander terlibat dalam hubungan yang tidak bisa didefinisikan hubungan seperti apa!

Hal ini yang membuat saya ingin tahu bagaimana kelanjutan kisah mereka disekuel selanjutnya.

Saya mempertanyakan pemilihan judul buku ini, The Girl With The Dragon Tatto, karena tidak berasal dari kisah utama maupun kisah Blomkvist di awal cerita. Bukan tidak ada hubungan dengan jalan cerita, ada... Kalian akan segera menemukannya dalam cerita, hanya saja menurut saya, seakan-akan Larrson (sekali lagi) menyuguhkan paket dengan bungkus kado yang berbeda dengan isinya. Judul-judul sekuelnya pun diberi judul dengan awalan The girl....yang mengusik rasa ingin tahu.

Bagi kalian pecinta thriller, kalian harus baca buku ini karena cerita investigasi-nya seru, berkali-kali menemui jalan buntu, namun pada akhirnya semuanya menjadi terang benderang.

Rating: 4⭐

Komentar

Postingan Populer