Always And Forever Lara Jean - Jenny Han

Judul : Always And Forever Lara Jean
Pengarang : Jenny Han
Penerbit : Penerbit Spring
Tebal : 356 halaman 20 cm
ISBN : 978 602 7150 539

Sinopsis :
Tahun terakhir Lara Jean berjalan sebaik yang diharapkannya. Lara Jean tidak bisa membayangkan tahun terakhir yang lebih baik dari ini, pacarnya sangat baik, Ayahnya akan menikah kembali dan Margot akan pulang untuk liburan musim panas.

Namun perubahan mulai muncul, dia tidak bisa mengabaikan keputusan terbesar dalam hidupnya, yang paling mendesak adalah masuk Universitas.

Dan apa artinya itu bagi hubungannya dengan Peter?

Setelah Margot, sekarang giliran Lara Jean untuk lulus SMA pergi ke Universitas dan bahkan mungkin meninggalkan keluarganya dan cowok yang dicintainya.

Saat hati dan otakmu mengatakan dua hal yang berbeda mana yang harus kau ikuti?
---

Ini adalah buku terakhir dari seri Lara Jean yang satu minggu terakhir ini menguasai pikiran saya. Buku ketiga ini, sama seperti 2 buku lainnya, sangat memikat dan buku ketiga ini adalah favorit saya karena terasa lebih personal. Buku ini berhasil membawa saya kembali ke tahun 2003 tahun terakhir masa SMA saya, banyak adegan dalam buku ini yang sangat related dan benar-benar pernah saya alami.

Sangat terharu ketika Lara Jean dan Criss, sahabatnya, pada suatu malam yang mereka sama-sama tahu adalah hari terakhir mereka masih bernuansa SMA dan esok tidak akan pernah sama lagi, esok adalah hari petualangan mereka di dunia perkuliahan, ditempat yang terpisah, dan bertemu dengan orang-orang baru.

Saya pernah mengalami itu, persis seperti itu dengan sahabat saya.
Sekarang masih tetap komunikasi, tetapi masa SMA itu tidak akan pernah bisa terulang kembali.

Hal yang lain juga adalah ketika pemilihan Universitas, sama seperti Lara Jean, saya mengirimkan nilai-nilai ke Universitas pilihan saya dan menunggu pengumuman penerimaannya. Saya merasakan kegalauan itu, setiap hari kepikiran diterima atau tidak, memilih berkali-kali Universitas lain dan jurusan yang dituju jika tidak diterima. Dan ketika akhirnya saya diterima, itu benar-benar rasanya sangat luar biasa!!! Lega benar!!  😂😂😂
Saya berhasil pada percobaan pertama.

Sedikit berbeda dengan Lara Jean, yang menginginkan kuliah dikotanya karena tentu saja pertimbangan Peter juga telah diterima di Unuversitas dikota mereka, saya sudah tidak sabar untuk meninggalkan rumah. 😂

Saat pengumuman penerimaan Universitas keluar, Lara Jean mengambil keputusan untuk memberikan kesempatan bagi dirinya, memulai masa depannya di sana, walaupun itu akan berpengaruh pada hubungannya dengan Peter.

Pada buku ketiga ini saya melihat bahwa Peter terlihat lebih sayang dan lebih cinta kepada Lara Jean. Salut buat Jenny Han yang dengan apiknya menceritakan dan membuat perasaan itu tidak lebay karena dia memang laki-laki jadi dia menceritakan bagaimana Peter sebagai layaknya seorang laki-laki yang merasa takut akan hubungan jarak jauh/long distance relationship (LDR). Melihat Peter takut Lara Jean akan meninggalkannya untuk masa depan itu sesuatu sekali, pada dua buku sebelumnya Lara Jean yang tergila-gila akan Peter.

Peter sudah bisa melupakan Genevieve dan nama Gen sudah tidak terlalu sering disebut-sebut. Di 200 halaman pertama banyak hal-hal yang indah yang Lara Jean dan Peter lakukan tapi di halaman 300-an baru terlihat masalahnya. Ketika hasil pengumuman, Lara Jean diterima di Universitas yang berbeda dari Peter.

Ketika membaca cerita ini saya teringat akan lagu One Direction You And I dan saya rasa itu soundtrack yang sangat cocok untuk buku ini.

Sama seperti di dua buku sebelumnya banyak diceritakan dan disebutkan nama-nama masakan karena Lara Jean memang hobi memasak, tapi di buku ketiga ini ada penambahan, judul lagu-lagu! Lagu-lagu yang belum pernah saya dengar jadi ketika disebutkan otomatis saya mengambil handphone saya dan memutarnya dari YouTube. Kebanyakan lagu-lagu lawas, lagu-lagu tahun 80an mungkin 70-an dan ada sebuah lagu yang saya suka, lagu itu dinyanyikan Lara Jean buat Peter saat berkaraoke bersama Peter dan Grandma. Lagu itu berjudul You're So Vain dari miliknya Carly Simon. Sampai lagu-lagu dari Musical High School juga banyak disebutkan disini, saya membayangkan bagaimana konyolnya Peter dan Lara Jean menyanyikan lagu-lagu itu. Unchained Melody juga dinyanyikan oleh Peter. My fave!! 😍😍😍

I love you Peter Kavinsky!

"Sesuatu yang langka untuk mengenal seseorang itu dengan baik, apakah mereka akan berputar kekiri atau kekanan selain keluargaku ku rasa mungkin Peter adalah orang yang paling ku kenal di antara yang lainnya."
Halaman 195.

Apresiasi sekali lagi kepada Jenny Han untuk buku ini, saya merasa buku ini bukan karya fiksi tetapi sebuah kisah nyata. Walaupun saya tidak seberuntung itu punya pacar saat SMA, tetapi mempunyai teman-teman yang langgeng pacaran dari SMA bahkan sekarang sudah menikah.

Masa SMA adalah masa terfavorit dari semua masa-masa di masa sekolah bagi saya. Masa yang paling mendebarkan dan paling seru bersama sahabat-sahabat.

"Jangan pernah mengatakan Tidak, padahal sebenarnya kau ingin mengatakan Ya."
Halaman 222.

Saya suka ungkapan ini, diberikan Stormy kepada Lara Jean, pada buku kedua sebenarnya ini sudah sering disebut-sebut. Tapi entah kenapa lebih pas momennya disini, saat Lara Jean ragu memilih.

Dipesta pernikahan Dr. Covey, Lara Jean dan Peter berdansa diiringi lagu Love In My Baby's Eyes.
So sweet....

Pada akhirnya, tiba saatnya untuk mengucapkan selamat tinggal pada Lara Jean dan Peter Kavinsky (from now on, when I heard Peter named, my heart will shout : Kavinsky!! Not Parker anymore!)

Terima kasih untuk kisah kalian yang berhasil menyentuh saya secara pribadi.

Terimakasih Jenny Han untuk cerita yang sangat indah ini.

Rating : 5⭐

Komentar

Postingan Populer