PS. I Still Love You - Jenny Han

Judul : PS. I Still Love You
Pengarang : Jenny Han
Penerbit : Penerbit Spring
Tebal : 356 halaman
ISBN : 978-602-71505-3-9

Sinopsis :
Lara Jean dan Peter tadinya hanya berpura-pura tetapi tiba-tiba saja mereka tidak lagi merasa berpura-pura. Lara Jean bingung dengan perasaannya dan situasi yang dihadapinya. Peter seakan memberi harapan kepadanya namun disatu pihak Peter belum bisa move on dari Genevieve.

Saat John Amrose Mclaren, salah satu penerima surat cintanya, tiba-tiba kembali dalam kehidupannya, percikan rasa yang dulu dia rasakan pun kembali.

Bisakah seorang gadis jatuh cinta pada dua pemuda sekaligus?

Cinta tidak pernah mudah tapi itulah yang membuatnya luar biasa.
---

PS. I Still Love You adalah sekuel dari buku To All The Boys I've Loved Before. Setelah membaca buku itu, saya langsung tancap gas untuk membaca buku kedua ini dan saya tidak kecewa. Ceritanya semakin intens dan tanpa saya duga, saya terlibat lebih dalam dari yang seharusnya. Dalam buku ini saya tidak lagi menjadi pembaca, saya adalah Lara Jean!

Ada momen ketika Peter melakukan tindakan kesatria, dan itu sungguh sangat manis. 😍

Setelah Lara Jean menyadari bahwa ternyata perasaannya kepada Peter serius maka dia pun bertekad untuk mempertahankan Peter dari Genevieve. Lara Jean berusaha. Mereka memulai kembali.

Namun Peter masih belum bisa, Peter tidak bisa berkata tidak pada Genevieve. Hal ini membuat saya, eh.. Lara Jean dilema.

Kehadiran John Ambrose McLaren membuat situasi berbeda. John diceritakan sebagai sosok cowok yang ideal, mempunyai sifat yang bertolak belakang dengan Peter, namun karena pada awalnya Peter sudah sangat mencuri perhatian saya, jadi karisma dan pesona John seakan-akan mental dan hanya sambil lalu saja.

Sebenarnya John lebih tipe saya, lebih kalem, namun Lara Jean benar.

"...aku tidak sanggup mencegahnya, dia masuk ke hatiku lebih dulu, dan... dia tidak mau pergi."
Halaman 341.

Saya kesal kepada Lara Jean, ketika dia memberi harapan pada John. Mungkin karena dia tahu sikap Peter, dan John menjadi semacam pelarian karena John dengan tangan terbuka menyatakan perasaannya secara gamblang kepadanya.

Ada momen ketika saya sangat emosi, yaitu ketika Lara Jean (saya juga) menyadari bahwa Peter tidak akan pernah bisa lepas dari Genevieve. Peter sangat melindungi Gen. Lara Jean akan selalu menjadi nomor 2. Genevieve akan selalu ada diantara mereka.  Dan ketika Lara Jean mengatakannya, Peter bahkan tidak menyangkalnya. Saya memaki Peter habis-habisan!!! D*mn you Peter Kavinsky, d*mn you!!!

Saya benar-benar tidak habis pikir kenapa Peter bisa sebegitu br*ngs*knya. Saya sampai memberlakukan time out dari buku ini, sekitar 2 jam sebelum saya melanjutkan kembali.
😭😭😭

Tetapi kehadiran John membuat hubungan Lara Jean dan Peter semakin baik apalagi ketika Lara Jean menyadari pada akhirnya bahwa semua surat-surat cinta yang pernah dikirimnya, kehadiran orang-orang dari masa lalunya adalah persiapan baginya untuk memulai segala sesuatunya bersama Peter.

"... Ayo kita curahkan segalanya, tidak ada lagi kontrak tidak ada lagi jaring pengaman. Kau boleh menyakiti hatiku lakukan apa saja yang kamu mau dengan hatiku."
Halaman 349.

Ada permainan masa kecil mereka, yang disebut Assassin. Saya sukses terbahak-bahak membaca cerita tentang permainan ini. 😂😂😂

Rating : 4,5 ⭐

Komentar

Postingan Populer